Showing posts with label Arduino. Show all posts
Showing posts with label Arduino. Show all posts

Rahasia Arduino

Rahasia si Mungil Arduino

Arduino merupakan platform yang open source dalam artikel ini saya ingin sharing betapa hebatnya sang arduino ini , memanfaat kan ic atmega sebagai cpu nya atau otak dari semuanya.

dengan arduino anda bisa membuat beberapa project dengan berbasis otomatis, betapa senangnya seorang anda bisa membuat project yang berbau otomatis .

Terlepas dari itu semua anda harus mempunyai kemauan dan ketekunan dalam mempelajari arduino ini jangan secara instant untuk mendapatkannya anda harus mengerti apa itu arduino dan apa itu atmega, dan yang penting anda harus paham dengan ilmu kelistrikan, untuk kelistrikan dibagi menjadi 2 yaitu AC dan DC yang akan dibahas di postingan Berikutnya.

Pada arduino ini menggunakan sistem kelistrikan menggunakan arus lemah yaitu DC (Dirrect Current), dengan tegangan 5 Vdc atau lima volt dc. dengan output 5vdc dan 3,3 vdc.
Atmega series bekerja dengan 5vdc, dengan inputan 9vdc pada stop kontak bisa mengunakan adaptor sebagai pengubah AC ke DC, dengan bantuan adaptor maka listrik yang awalnya dari stop kontak berarus AC maka dengan bantuan adaptor akan mengeluarkan arus DC. Untuk adaptor secara luas saya akan bahas di lain post.

Apakah anda suka dengan program, terlihat keren bukan kalau denger kata kata program, apalagi anda di nobatkan sebagai programer , sangat membanggakan ya, disini kita akan memulai beberapa project yang berkaitan dengan arduino, proggram , kelistrikan , sistem otomatis.

Manfaat belajar ini tidak diragukan lagi bagi yang minat belajar, disamping belajar anda juga bis membuat project yang berguna bagi anda dan orang lain, bisa membuat sistem otomatis di rumah sendiri amazing bukan,
apakah arduino bisa menghasilkan duit? tentu saja bisa. anda hanya perlu membuat sistem otomatis , lalu anda jual ke beberapa orang yang membutuhkan, atau para mahasiswa yang lagi menempuh skripsi pasti akan banyak yang berminat, atau anda tawarkan di toko toko online.

Saya akan bagikan beberapa project di kemudian hari tunggu postingan berikutnya ya.

Pengertian arduino

Pengertian Arduino
Arduino adalah sebuah platform open source (sumber terbuka) yang digunakan untuk membuat proyek-proyek elektronika . dan cara keja nya sama dengan PLC. Arduino terdiri dari dua bagian utama yaitu sebuah papan sirkuit fisik (sering disebut juga dengan mikrokontroler) dan sebuah perangkat lunak atau IDE (Integrated Development Environment) yang berjalan pada komputer. Perangkat lunak ini sering disebut Arduino IDE yang digunakan untuk menulis dan meng-upload kode dari komputer ke papan fisik (hardware) Arduino. Ketika membicarakan Arduino maka ada dua hal yang terlintas dalam pikiran para penggunanya, yaitu hardware dan software. Dua bagian ini seakan satu kesatuan utuh yang tidak bisa di pisahkan.

Arduino terdiri dari dua bagian, yaitu papan sirkuit (hardware - sering dirujuk sebagai mikrokontroler) dan sebuah software, atau IDE (Integrated Development Environment) yang berjalan pada komputer , digunakan untuk menulis dan meng-upload kode komputer ke papan circuit (hardware).

Perangkat keras arduino sudah terintegrasi, untuk memuat kode baru ke perangkat keras kita hanya menggunakan kabel USB yang dihubungkan dari modul arduino ke PC / notebook. IDE (Integrated Development Environment) menggunakan versi sederhana dari C++.


I. PERANGKAT KERAS

Bagian-bagian perangkat keras (hardware) arduino :

Ada banyak jenis hardware arduino yang dapat digunakan untuk tujuan yang berbeda. Beberapa hardware terlihat sedikit berbeda dari gambar berikut, tapi umumnya arduino memiliki komponen ini.
Platform Arduino sekarang ini menjadi sangat populer dengan per-tambahan jumlah pengguna baru yang terus meningkat. Hal ini karena kemudahannya dalam penggunaan dan penulisan kode. Tidak seperti kebanyakan papan sirkuit pemrograman sebelumnya, Arduino tidak lagi membutuhkan perangkat keras terpisah (disebut programmer atau downloader) untuk memuat atau meng-upload kode baru ke dalam mikrokontroler. Cukup dengan meng-gunakan kabel USB untuk mulai menggunakan Arduino. Selain itu, Arduino IDE menggunakan bahasa pemrograman C++ dengan versi yang telah disederhanakan, sehingga lebih mudah dalam belajar pemrograman. Arduino akhirnya berhasil menjadi papan sirkuit pemrograman paling disukai hingga menjadikannya sebagai bentuk standar dari fungsi mikrokontroler dengan paket yang mudah untuk diakses
Power (USB / Barrel Jack)


Untuk dapat mengaktifkan papan arduino diperlukan sumber listrik. Arduino UNO dapat diaktifkan dari kabel USB yang bersumber dari komputer atau dari power supply yang berdiri sendiri, atau baterai. Pada gambar di atas port USB (1) dan jack power supply / baterai (2).Koneksi USB juga digunakan untuk mengkomunikasikan kode-kode dari komputer ke papan arduino. Sedangkan rekomendasi tegangan untuk arduino berkisar antara 6 VDC sampai dengan 12 VDC.

Pins (5V, 3.3V, GND, Analog, Digital, PWM, AREF)

Pin pada arduino adalah tempat dimana kita menghubungkan kabel-kabel untuk membanguan sebuah sirkuit (rangkaian elektronik) yang terhubung dengan "breadboard". Biasanya berbentuk plastik hitam tempat menancapkan kabel langsung ke papan arduino.Arduino mempunyai beberapa jenis pin, yang masing-masing diberi label di papannya dan digunakan untuk fungsi yang berbeda.

GND (3) : disebut juga "Ground". Ada beberapa pin ground pada papan andruino yang dapat digunakan untuk rangkaian elektronik yang akan dibuat.

5V (4) & 3.3V (5) : Sumber tegangan 5 VDC dan 3,3 VDC yang dapat digunakan untuk rangkaian elektronik yang kita buat.
Analog (6) : Input analog ( pin A0 sampai dengan A5).Pin ini dapat membaca sinyal analog (seperti sensor temperatur dll)dan mengkonversikannya menjadi sinyal digital.
Digital (7) : diseberang analog pin ada pin digital ( pin 0 sampai dengan 13 pada papan andruino UNO). Pin ini dapat digunakan untuk input digital seperti tombol tekan atau difungsikan sebagai keluaran (output) digital seperti menghidupkan LED.
PWM (8) : kita dapat melihat tanda (~) disamping tanda pin digital (3, 5, 6, 9, 10, dan 11 pada papan arduino UNO). Pin ini bertindak sebagai pin digital normal, tetapi juga dapat digunakan untuk Pulse-Width Modulation (PWM), yaitu mampu mensimulasikan keluaran analog (seperti mengatur cahaya LED).
AREF (9) : Singkatan Analog Referensi. Digunakan untuk mengatur tegangan referensi eksternal (antara 0 dan 5 Volt) sebagai batas atas untuk pin input analog.

Reset Button  (10) : menekan tombol ini akan menghubungkan rangkaian arduino sementara ke ground, dan menstart ulang kode-kode yang ada untuk dijalankan kembali.Biasanya digunakan untuk mengetes program yang dibuat.

Power LED Indicator (11) : Tepat di bawah dan di sebelah kanan kata "UNO" pada papan sirkuit, ada LED kecil di samping kata 'ON' . LED ini harus menyala setiap kali Arduino dipasang  ke sumber listrik. Jika lampu ini tidak menyala, ada sesuatu yang salah / rusak.

TX RX LED (12) : TX adalah singkatan Transmitter (mengirimkan), RX adalah singkatan Receiver (menerima). LED ini akan memberi beberapa indikasi visual yang bagus setiap kali Arduino menerima atau mengirimkan data (seperti ketika sedang loading program baru ke papan).

Main IC (13) : adalah IC, atau Integrated Circuit . Merupakan central dari Arduino. IC utama pada Arduino berbeda pada setiap jenis modul arduino, tetapi biasanya dari jenis ATmega, IC dari perusahaan ATMEL. Informasi ini biasanya dapat ditemukan di sisi atas IC. Untuk keterangan lebih detail dapat dilihat pada datasheet (lembar data) nya.

Voltage Regulator (14) : Regulator tegangan , untuk mengatur dan menjaga tegangan input arduino tetap stabil. Jangan memberi catu tegangan lebih besar dari 20 Volt.

Spesifikasi Arduino UNO :

Microcontroller                       : ATmega328
Operating Voltage                    : 5V
Input Voltage (recommended)   : 7-12V
Input Voltage (limits)                : 6-20V
Digital I/O Pins                        : 14 (of which 6 provide PWM output)
Analog Input Pins                    : 6
DC Current per I/O Pin            : 40 mA
DC Current for 3.3V Pin          : 50 mA
Flash Memory                         : 32 KB (ATmega328) of which 0.5 KB used   by                       bootloader
SRAM                                    : 2 KB (ATmega328)
EEPROM                               : 1 KB (ATmega328)
Clock Speed                            : 16 MHz

Arduino UNO diagram schematic

II. PERANGKAT LUNAK

Pergi ke halaman download Arduino dan men-download versi terbaru dari perangkat lunak Arduino yang sesuai dengan operating system komputer.


Cara Membuat Blink dengan Arduino



Pada Artikel Saya Ini, Saya akan membuat beberapa Tutorial Project Dengan arduino,Siapa yang tidak kenal dengan perangkat yang satu ini, arduino, yang hampir mirip dengan PLC, untuk pengertian arduino atau spesifikasi arduino saya jelaskan di pos lain, langsung saja saya akan memberikan tutorial tersebut.

Praktek pembuatan dan editing sketsa sangat penting untuk mendapatkan di mana saja dengan platform Arduino. Saya akan memberi ilmu dasar-dasar ketika sedang menulis sketch arduino, dan yang paling dasar dari semua adalah Blink LED. Saya akan memberitahu Arduino kami bahwa LED terhubung ke itu dan bahwa kita ingin mengubah LED untuk mematikannya.

Yahh, itu sperti sederhana kedengarannya. Mari menyelam ke dalamnya.

Ambil komponen ini jika Anda memiliki tersebut, jika tidak beli di toko toko elektronik, atau penjualan online, arduino kit banyak yang di pasarkan di pasar online:

Bahan Bahan Yang dibutuhkan untuk pembuatan project tersebut.
  1. LED
  2. 220 ohm Resistor
  3. Arduino Uno
  4. Kabel USB
  5. solderless Breadboard
  6. 2 x Kabel Jumper
  7. Sebuah PC dengan Arduino IDE

Baca lebih lanjut tentang IDE jika Anda tidak yakin apa itu.
Lihatlah diagram Fritzing yang disediakan, itu mewakili bagaimana perangkat keras Anda harus terhubung. Perhatikan bahwa komponen LED terpolarisasi, yang berarti Anda akan membutuhkan sisi LED dengan permukaan datar untuk dihubungkan ke GND Pin (Black Wire). resistor tidak terpolarisasi sehingga orientasinya tidak penting asalkan terhubung ke sisi datar dari LED dan tanah.

DASAR-DASAR SKETCH
Fungsi dalam pemrograman merujuk kepada pengelompokan instruksi. Setiap skets harus memiliki 2 fungsi berikut, jika tidak mengandung tersebut maka program tersebut tidak akan mengkompilasi. Saya juga bisa membuat fungsi ekstra untuk membuat sketsa saya berjalan lancar, tapi yang datang kemudian!


  1. penyiapan void () {} - ini adalah boot fungsi skets Anda, ini adalah di mana kita akan memberitahu Arduino saya pin apa yang kita akan menggunakan dan bagaimana mereka akan digunakan. Ini akan dijalankan setiap kali Anda me-reset atau power up Arduino Anda.
  2. lingkaran void () {} - ini adalah program utama saya, set instruksi yang kita berikan dalam kurung keriting, program tersebut akan diulang selama power terhubung ke papan Anda.


MERANCANG SKETS




Memuat IDE Arduino Anda dan pilih sketsa baru dari menu file.
Saya akan Memberikan code berikut , tingga di copy saja paste di arduino ide


Ingat kita mengatakan bahwa kita ingin mengubah sebuah LED dan mematikan. Pada saat ini, Arduino Anda pada dasarnya siap instruksi tapi tidak tahu apa yang Anda inginkan. Jadi mari kita katakan bahwa ada akan menjadi pin terhubung ke LED.

Kami menggunakan pinMode () perintah untuk menentukan apa pin tersebut akan digunakan untuk. Perintah ini mengharuskan Anda untuk mengatur dua masukan, apa pin kita berbicara tentang dan bagaimana hal itu akan digunakan, dipisahkan dengan koma.

Seperti yang kita lihat pada diagram kita, pin kami adalah Pin 8. Set bahwa sebagai nomor pertama dalam kurung. Kemudian mengatur mode untuk OUTPUT. Hal ini berarti bahwa kita dapat memberitahu Arduino untuk menulis sinyal ke pin yang dari titik ini dan seterusnya. Dengan DC tegangan sinyal yang akan baik tinggi atau rendah. Sebuah sinyal yang tinggi akan mengubah LED dan sinyal rendah akan mengubah LED off.

Kita akan menghidupkan LED pada, membuat program menunggu untuk menetapkan jumlah waktu, mengubah LED off dan membuat program menunggu lagi

Untuk mengaktifkan LED kami pada kita perlu menulis output TINGGI untuk itu. digitalWrite adalah perintah yang kita gunakan untuk ini. Demikian pula untuk pinMode, kita memisahkan nomor pin dan sinyal kita ingin menulis dengan koma. Mengakhiri baris ini dengan semi-kolon. Set LED menggunakan digitalWrite (8, TINGGI) ;.

Untuk membuat tetap LED menyala untuk menetapkan jumlah waktu kami menggunakan Delay (); perintah. Jumlah dalam kurung merupakan berapa banyak milidetik kita berhenti urutan untuk.

Untuk mengaktifkan LED off kita gunakan tulis digital, namun kali ini kami mengirim sinyal LOW.

Menunda program sekali lagi untuk memegang LED off untuk jangka waktu.
Itu saja untuk coding diperlukan untuk membuat berkedip LED kami, tetapi beberapa hal yang diperlukan untuk mendapatkan hal itu terjadi pada Arduino kami. Kita perlu memastikan bahwa kami telah dikodekan sketsa kami ke pedoman yang ditetapkan untuk sebuah sketsa Arduino. Ini adalah kebiasaan yang baik untuk memeriksa secara manual kode sebelum memverifikasi itu. Carilah hilang semi-titik dua, ibukota dan periksa bahwa setiap braket Anda membuka juga menutup. Saya cenderung untuk melakukan hal ini dari kanan ke kiri, bawah ke atas. Protip: kurung mouseover untuk menyorot bracket yang sesuai mereka.

Jika Anda berpikir semua adalah baik, klik tombol verifikasi. Program Anda harus memeriksa sketsa Anda dan kembali teks putih di konsol debug jika Anda telah melakukan semuanya dengan benar. Jika tidak, Anda akan harus membaca konsol debug dan memperbaiki apa kesalahan itu. Biasanya itu akan menjadi hilang semi-kolon dalam sketsa pemula ini. Ketika semua adalah sampai dengan awal dengan sketsa kita, tekan tombol Upload untuk mengirim bahwa set instruksi untuk Arduino Anda.

Anda harus menerima upload pesan sukses di konsol debug, dan LED akan mulai berkedip. Jika demikian itu berarti Anda telah mengambil langkah pertama Anda ke dunia indah Arduino. Selamat!

Jika ini terlalu mudah bagi Anda dan Anda ingin memperluas pemahaman Anda dari sketsa ini, cobalah mengubah kontrol LED Anda ke Pin yang berbeda dan mengubah kode Anda untuk mencerminkan perubahan, mungkin menambahkan LED dan bereksperimen dengan perintah penundaan.

Mungkin sedikit ulasan tutorial yang saya bisa berikan untuk membantu yang lagi belajar arduino.
Ada Pertanyaan Silahkan Komentar Dibawah